‘Awaken’ The 23rd Internal Concert by Parahyangan Catholic University Choir

Written by : MUtracks Khalda dan Mala

Heningnya suasana pada acara internal concert PSM Unpar ke – 23 yang bertajuk awaken pada minggu, 6 mei 2018 ini dikarenakan teralihkannya perhatian pengunjung acara pada pertunjukan yang diselenggarakan. Perpaduan antara lantunan musik lembut dan suara merdu yang dibawakan oleh seluruh anggota PSM Unpar menjadikan pengunjung terhanyut dalam suasana yang dibawakan. Acara ini berlangsung di aula pascasarjana Unpar yang bertepatan di Jl. Merdeka No. 30, kota Bandung. Acara ini berlangsung selama kurang lebih dua jam yang dimulai pada pukul 19.30 hingga 21.30. Internal Concert Awaken ini mengundang civitas akademik dari universitas parahyangan yang dibagi dalam beberapa kategori antara VVIP, VIP, dan mahasiswa Unpar.

Internal concert yang bertajuk awaken ini diselenggarakan dalam rangka sebagai ajang untuk mempererat keanggotaan PSM Unpar dan tentunya untuk meningkatkan kembali kualitas dari anggota PSM Unpar. Tujuan lain dari diselenggerakannya acara awaken ini adalah sebagai bentuk inisasi atas penerimaan anggota baru PSM Unpar. Ketua pelaksana awaken yang bernama Adit menjelaskan bahwa tema “awaken” ini diangkat dalam rangka agar setelah acara ini berlangung, pengunjung yang hadir dapat memiliki sesuatu ide, pemikiran, atau kreatifitas yang baru dan tentunya diharapkan agar acara awaken ini dapat memberikan feedback positif bagi para tamu yang berkunjung.

Tampilan dari acara yang bertajuk awaken ini cukup mewah. Penggunaan property dan warna yang dipilih menunjukkan acara ini terlihat lebih classy. Selain itu, pengisi acara awaken ini yang tidak lain adalah anggota PSM Unpar itu sendiri menggunakan pakaian dan atribut yang senada, sehingga anggota perempuan terkesan anggun dan anggota pria terkesan sangat maskulin dan berkelas. Pengunjung dan tamu undangan yang hadir pun terlihat mengenakan atribut dan pakaian yang well-dressed dan juga masing-masing tamu undangan membawa sebuah bucket bunga sebagai apresiasi kepada anggota PSM Unpar seusai mereka mengisi acara. Konten Acara ini sepenuhnya diisi dengan pertunjukan dari PSM Unpar. Mereka membawakan lagu-lagu yang megah dengan dipimpin oleh conducter atau biasa disebut pemimpin orkes. Konten acara ini terdiri dari dua sesi dan terdapat empat conducter yang memimpin jalannya penampilan tersebut. Keempat conducter tersebut, yaitu Christo Mario, Alfonsus Albert, Fridolin Maria Alvina Satopoh, dan Albertus Kristanto.

Acara ini dimulai dan juga diakhiri dengan sangat baik dan spektakuler. Sesuai dengan yang diharapkan oleh ketua pelaksana dari internal concert PSM Unpar ke -23 yang bertajuk awaken ini.
Para tamu undangan yang hadir pun terlihat sangat menikmati acara yang diselenggarakan dan berakhir dengan sebuah kebanggaan yang jelas terlihat dari eskpresi pengunjung. Beberapa tamu undangan dari acara ini menyatakan bahwa acara yang diselenggarakan telah berlangsung dengan sukses dan kece, juga menghibur dan bermanfaat.
Itu dia MUers gambaran acara internal concert PSM Unpar ke-23 yang bertajuk Awaken. Gimana MUers, ternyata concert music seperti choir cukup menarik kan ?