Menjaga Semangat Muda Bersama Young On Top

Komunitas yang bergerak di bidang pengembangan pemuda Indonesia, Young On Top (YOT), kembali menyelenggarakan seminar nasional bernama Young On Top National Conference (YOTNC). Acara yang dihadiri 3000 peserta tersebut diselenggarakan pada Sabtu (13/08), di Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta Selatan. Seminar yang mulai diselenggarakan pada 2011 ini mengambil tema “It’s Millenials Time to Lead This Nation”.

Selain itu, seminar yang keenam ini juga mengundang beberapa pengusaha dan pemimpin inspiratif, di antaranya Ben Soebiakto (CEO Ideafest), Wianda Pusponegoro (Vice President Corporate Communication Pertamina), Ahmad Zaky (CEO Bukalapak.com), Alexander Rusli (CEO Indosat Ooredoo), dan Gubernur DKI, Jakarta Basuki Tjahtja Purnama (Ahok). Berbeda pada dari seminar sebelumnya, tahun ini YOTNC ingin mengajak generasi muda Indonesia untuk bisa memberikan peran penting bagi pembangunan bangsa. Terutama generasi Millenials yang terhitung cukup banyak. “YOTNC ingin meningkatkan nilai-nilai kepemudaan yang seharusnya dimiliki oleh pemuda Indonesia,” ujar Billy pada keterangan pers, Sabtu (13/08).

Lebih lanjut, pria kelahiran 13 Agustus itu mengatakan generasi kuda saat ini karakternya sudah mulai hilang. Karakter pemuda Indonesia yang kuat dan tidak pantang menyerah hampir punah akibat degradasi moral.

Seminar ini dibuka juga oleh Ahok. Dalam pembukaannya, pria asal Belitung itu berujar saat ini pemuda indonesia, terutama generasi millenials sudah mulai mendapat tantangan dari luar. Akan tetapi, generasi ini seharusnya bisa membuat banyak inovasi-inovasi kreatif, terlebih lagi mudahnya akses informasi yang mudah. Ahok menceritakan, internet saat ini berbeda dengan zamannya. Saat ia mahasiswa, mencari tugas kuliah, dia harus mencari buku untuk bahan referensi. Berbeda dengan sekarang yang mudah mencari tugas dengan browsing internet.

“seandainya mereka seperti kamu, maka mereka juga punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan fasilitas yang enak,” kata Ahok sembari memberikan semangat bagi peserta seminar.

Semangat Muda

Di sisi lain, Ben Soebiakto menceritakan pengalamannya sebagai pengusaha muda saat ini. Pria yang sempat tidak naik kelas ini berujar sempat beberapa kali gagal dalam berwirausaha. Proposalnya sempat ditolak berkali-kali. Bahkan, hutangnya menumpuk dan ditinggal rekan kerjanya. Akan tetapi Ben tidak takut dengan hal ini, malah menjadi semangat baginya untuk berwirausaha.

“Sebagai enterpreneur, hadapi saja masalah. Enggak ada pilihan, hadapi problem. Kemudian apapun yang dilakukan dalam bisnis, jangan takut untuk berbagi kepada partner,” ujar Ben pada 3000 peserta yang hadir.

Lalu, pembicara lainnya, Wianda Pusponegoro, juga mengajak para anak muda untuk punya kelebihan dan skill untuk berwirausaha. Komunikasi juga hal penting untuk menunjang kemudahan guna menggaet partner kerja yang baik.

“Kalian, para pemuda dan calon enterpreneur harus memiliki komunikasi yang baik. Ketika ingin menjadi komunikator yang baik, kita pun harus jadi pendengar yang baik pula,” tambah wanita dua anak itu. (Nur Cholis/Siaran Pers)