Wisata Sejarah di Jakarta

Kota Jakarta sering menjadi salah satu destinasi wisata bagi para wisatawan asing maupun local. Keanekaragaman hal yang disajikan di kota ini membuat para wisatawan betah untuk berlama-lama tinggal dan berlibur. Salah satu yang menjadi daya tarik bagi wisatawan adalah wisata sejarah di Kota Jakarta. Beberapa tempat yang ada di Jakarta menjadi saksi bisu berdirinya Indonesia selama 72 tahun sejak kemerdekaan. Sejarah Indoesia sangat penting untuk dapat mengedukasi masyarakan, baik local maupun asing untuk mengetahui perjuangan bangsa Indonesia sejak dahulu. Beberapa peninggalan sejarah tersebut sampai sekarang masih dapat dijumpai dibeberapa spot di Jakarta yang menjadi destinasi wisatawan, berikut diantaranya :

Figure 1. Sumber: amazing-indonesia.com
Pelabuhan Sunda Kelapa, pelabuham yang terletak di muara sungai Ciliwung ini merupakan pelabuhan tertua di Indonesia yang telah melakukan aktifitas perekonomian sejak abad ke-14 dan masih aktif hingga kini. Berbagai macam kapal dari berbagai penjuru dunia bersandar di pelabuhan ini untuk melakukan perdagangan di Jakarta dan daerah sekitarnya.

Figure 2. Sumber: en.wikipedia.org
Museum Fatahilah, yang menjadi ikon penting bagi sejarah Kota Jakarta. Berdiri di Kawasan Kota Tua Jakarta, bangunan kokoh bernuansa eropa klasik ini masih menjadi daya tarik wisatawan dalam wisata sejarah Jakarta. Dahulu, bangunan ini menjadi gedung balaikota pertama di Kota Batavia yang dibangun pada tahun 1627. Tidak hanya berbagai cerita sejarah yang dapat dinikmati wisatawan, di halaman depan museum ini wisatawan juga dapat menikmati jajanan-jajanan dan bersepeda mengelilingi kawasan museum fatahilah.
Monumen Nasional (Monas). Berada tepat di jantung kota Jakarta, Monas yang memiliki taman seluas 80 Ha ini merupakan titik nol hitungan pemetaan Kota Jakarta. Tugu setinggi 137 meter ini resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juni 1975.

Dibangun dari dana sumbangan masyarakat Indonesia pada masa itu, Monas berdiri sebagai monument untuk mengenang semangat perjuangan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia, yang dilambangkan bentuk lidah api dari perunggu dengan lapisan emas seberah 35 Kg di puncaknya.
Museum Nasional Indonesia, dalam museum ini pengunjung akan disajikan dengan lebih dari 140.000 koleksi yang meliputi berbagai arca kuno, prasasti, dan berbagai benda kuno lainnya. Berbagai koleksi ini menunjukan sejarah Indonesia tidak hanya pada masa kemerdekaan, namun pada masa sebelum masehi. Bangunan museum ini berdiri pada satu wilayah dengan Monumen Nasional.
Figure 4. Sumber: pegipegi.com

Gedung Kesenian Jakarta. Indonesia tidak lepas dengan tingkat keseniannya yang tinggi. Berbagai macam bentuk kesenian terdapat di negara ini dan begitu menyebar. Gedung yang dibangun pada tahun 1821 ini bergaya neo-renaisance yang diarsiteki oleh perwira VOC, Mayor Schultze.

Gedung ini sejak awalnya digunakan para seniman untuk menunjukan karyanya dalam bentuk drama, teater, film, sastra, dan lainnya. Gedung ini terlekan di Jl. Gedung Kesenian No.1, DKI Jakarta.

Nah, itu dia 5 destinasi wisata yang menjadi bagian dari sejarah bangsa Indonesia yang ada di Kota Jakarta. Tidak hanya menyajikan cerita sejarah, wisatawan juga dapat menikmati Indonesia dari berbagai sisi.

Ditri N.I